h1

Masih

November 7, 2008

hmm,.puisi dari institusi yang berdiri di bidang sastra yang mencekapi kepalaku ini minta dipublikasikan ke seluruh pemirsa tempat gila ternyata,..

Masih,..

aku masih hujan yang menjatuhkan air muka cinta…

kamu masih basah yang ditetesi keangkuhan amarah…

kita masih belajar untuk pergi dan memandangi diri…

aku masih cemburu akan takdir yang menusuki bibit-bibit tulangku…

kamu masih merancu akan takdir yang membatasi pandanganmu…

kita masih sama-sama batu akan bentuk hati yang ku sebut itu dari…

aku melirik waktu…

atau aku melirik kamu?…

kita sama-sama melirik waktu mencoba buatnya berhenti saat jam dua satu…

kenapa jam dua satu?

saat itu dilain waktu ibuku sedang membaca buku…

atau bisa dikatakan, dia masih membaca buku…

sama seperti aku…

kenapa harus aku?…

sama, karena aku masih seorang hujan…

kelak aku kembali kepada hujan…

dan bisa dikatakan, aku masih menjadi hujan…

(hujan hari ini masih bersisa untuk esok dan seterusnya)

kala hujan adalah

daus21™

One comment

  1. keren😀



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: