h1

Puisi keduaku di 2009

January 4, 2009

harapan,.

bulan itu bundar sebelum ku lihat dia berpendar kemudian pijarnya tercekal dibalik gulma gulma yang nakal melobangi akal hingga terkotak kotak diantara hitam langit dan biru sengit,.

itu lalu,. duaribu delapan yang telah batu,.

kini mimpi bukan lagi halusinasi,.

layaknya pagi yang menyingsing baju-baju hari ini dengan kelopak suci beribu inci lebih tinggi dari kaki langit,.

seakan dekat dengan patahan bintang,.

singgasana Nya yang ku agungkan,.

seperti lahirnya cinta,.

aku yakin ini bukan sebuah rasa,.tapi sebuah ciptaanNya,.

kelak kembali kepada Nya jua dan Dia jua lah yang tentukan,.

biarkan jingga memerak nila hingga duaribusembilan kan kuraih dengan gembira!

salam cinta untuk semua penduduk dunia

de21™

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: