h1

Ada apa dengan puisiku?

June 19, 2009

Ada apa dengan puisiku?

Aku merasa kacau

Ada yang salah

Ada yang lelah

Entah mengapa aku jadi semakin egois dan memaksakan kepadatan kata untuk menjumpai sebuah puisi. Tidak seperti dulu, dimana penjelasan dengan serampang paragraf lebih mengutama.

Aku sekarang terlalu dibanjiri hawa nafsu untuk menyelesaikan padanan kata baru. Seolah-olah puisi ini hanya untuk memuaskan diri sendiri. Begitu idealisnya makhluk kejimu yang satu ini Allah!,

Bagaimana bisa? Bocah ini belum juga sadar estetika diversifikasi penggenggaman suatu puisi ialah menyemaikannya dalam peredaran cakrawala. Aku malu menjadi diri yang memiliki keberpihakan terhadap egoisme terlalu tinggi seperti ini.

Belum lagi keterpaksaan menyingkat semua fenomena dengan satu kalimat, bahkan satu kata, PUN!.

Bukankah aku dulu lebih mengerti pihak-pihak yang mengatur intelejensia otak yang menyandangkan seratus kata sebagai pengganti suatu makna? Sungguh egois benar makhlukmu ini Allah!, bahkan untuk menyenangkan dirinya sendiri saja dia masih terlalu egois. Aku malu menjadi diri yang memiliki keberpihakan terhadap egoisme terlalu tinggi seperti ini.

Puisi, maafkan aku hari ini menyamarkan mukamu untuk ku coreng-morengi. Jujur, aku hanya tak mampu kembali dalam jalur sebagai manusia lain yang menampangkan suatu peristiwa. Hingga saat ini, aku masih terjebak dalam jerat ketakutan akan kata. Terimakasih jika aku diberikan kesempatan kali ini dan semoga dirimu berkenan meminjamkan rusuk rajammu untuk turut menggauli kembali aura-aura semu yang belum sempat aku perhatikan sejenak lalu pada bulan-bulan kering kreativitas seperti sekarang ini.

Dan kau teman, semoga masih bersabar akan kekacauan pragmatis yang gamang, gamblang, dan terlalu sporadis di pelbagai sisi puisiku yang akhir-akhir ini semakin kacau saja. Bantulah aku dalam doa, agar segala tangan dan kaki yang membantu pengerjaan puisi selanjutnya dapat melangkah dan menelaah lebih mudah, kembali kepada kenikmatan mengurut kata dan mengurai frasa.

Semoga puisiku cepat sembuh, gecmis olsun hayatim,..

Z 21

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: